Ja’far Hasibuan, Juara I MTQN XXV 2014

Ja'far Hasibuan (Tengah)

Ja’far Hasibuan (Tengah)

Inilah juara pertama cabang tilawah tingkat dewasa putra pada MTQ Nasional XXV 2014 yang telah diselenggarakan di Batam pada 6 – 13 Juni kemarin. Beliau merupakan qari asal Sumatra Utara yang lahir pada 04 Maret 1980.

Maaf ya para sahabat, sejauh ini kami belum bisa mendapatkan informasi lebih mengenai beliau. Namun jika sahabat ingin mengenal lebih jauh tentang beliau, silakan berkunjung ke profil facebook beliau : Ja’far Hasibuan

Biografi H. Mirwan Batubara

H. Mirwan Batubara

H. Mirwan Batubara

Haji Mirwan Batubara yang lahir 21 Juni 1952 ini memang sudah tiada. Namun namanya tetap harum, baik di Indonesia maupun di Brunai Darussalam. Qari kebanggaan Indonesia ini diminta Brunai Darussalam untuk mengembangkan Pendidikan Agama, khusus mengenai Al-Qur’an di negara jiran yang kaya raya itu. Beliau ditempatkan di Bahagian Perhubungan dan Kemajuan Syiar Islam, Kementrian Hal Ihwal Ugama Brunai Darussalam.

Sebenarnya, Haji Mirwan Batubara masih harus mengemban tugas mulia ini di Brunei hingga tahun 2011. Namun takdir Allah menentukan lain. Tanggal 09 September 2010 bertepatan 30 Ramadhan 1431H, suami Hajjah Shakuntala Dewi ini, menghembuskan nafas terakhir di kota kelahirannya, Medan – Sumatera Utara, lima hari setelah pulang kampung.

Baca lebih lanjut

Biografi H. Muammar ZA.

H. Muammar ZA & Istri

H. Muammar ZA & Istri

H. Muammar Zainal Asyikin atau yang lebih dikenal sebagai Muammar ZA. lahir di Pemalang pada 14 Juni 1954. Beliau merupakan seorang hafidz (penghafal Al-Qur’an) dan qari (pelantun Al-Qur’an) asal Indonesia yang dikenal luas dalam skala nasional bahkan internasional. Hal ini dikarenakan beliau pernah menjuarai Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional maupun tingkat internasional pada dasawarsa 1980-an.

Hasil tersebut tidak terlepas dari ketekunannya mendalami seni baca Al-Qur’an yang dimulai pada tahun 1962 ketika beliau berusia 7 tahun dan ketika itu menjuarai MTQ tingkat anak-anak di Kabupaten Pemalang. Dan salah satu yang melegenda adalah rekaman pembacaan (tilawah) Qur’an secara duet yang dilakukannya bersama dengan H. Chumaidi yang hingga sekarang amat populer dan dianggap sebagai terobosan dalam cara presentasi tilawah.
Baca lebih lanjut